Tips mendekati dan mempengaruhi teman
Teman sejati adalah seseorang yang sangat kita cari dan biasa membantu kita dikala kita mau berbagi, bartukar pengalaman dan bisa mensupport kita dikala kita ada masalah ‘bukan malah sebaliknya, sedikit2 masalah dia diseret kekita dan diwaktu kita membutuhkan dia malah tidak ada (kalau ada teman seperti itu, buang aja dech ke laut. ‘percaya dech sama aku, jangan takut…….!, oc teman…..! )’.
Percayalah sobat, teman sejati pasti kita temukan ‘tetap berusaha dan optimis’, anda tau bahwa watak orang itu berbeda-beda ada yang kita suka dan ada pula yang kita benci. Itulah keunikan dari manusia, tergantung dari kita yang bisa menyikapi perbedaan tersebut. Anda pasti pernah merasakan ketika anda dilingkungan baru dan ketemu dengan orang-orang baru, saat tersebut adalah saat yang sangat menentukan diri kita untuk memberikan kesan pertama kepada orang disekeliling kita. Bagi anda yang merasa takut dengan lingkungan baru, ada beberapa tips untuk bisa diterapkan :
1.usahakan raut muka anda membawa kedamaian kepada orang yang melihat anda. Misal senyum dan banyak hal bisa dilakukan tergantung dari kreatifitas teman2 ‘tapi ingat, jangan senyum2 ma tembok atau pohon nanti disebut LAGI(dibalik)’
2.Usahakan bahasa tubuh anda dalam posisi terbuka…..’etZ… jgn salah paham dulu, maksud saya gini… exp. Jgn menaruh tangan anda dibelakang tubuh anda, jari tangan jangan dikepal (kyk orang main tinju aja….. hehehe).
3.Anda harus mempunyai keyakinan dan kepercayaan diri bahwa anda itu penting dan patut untuk dihargargai ’emang sulit bagi orang yang pemalu, tapi anda harus ingat kata embah gue BISA ITU KARNA SERING DICOBA DAN MENJADI BIASA’. Caranya anda harus mencari kelebihan anda terhadap teman2 anda dan anda tunjukan kelebihan tersebut ‘harus…….! anda harus mencari cara supaya kelebihan anda itu dikenal, bahkan kalau bisa ajak mereka untuk bersama2 mengembangkan kelebihan terbebut (oc……..! teman… are yau ready…….?).
4.Anda pasti sering mendengar tentang frekuensi, bukan………?, apa yang terjadi kalau anda menyetel radio atau TV kalau prekuensinya tidak sesuai ? (pasti gak da suaranya atau gak ada gambarnya). Singkatnya gak nyambung dech. Begitupun halnya dengan pertemanan, kita harus menyesuaikan diri kita dengan teman kita ‘kalau dia periang, maka kitapun harus periang juga atau jika dia pendiam kitapun harus menyesuaikan’.
5.Setelah semua itu terpenuhi saatnya teman2 ACTION, anda siapkan diri anda hitung 1-2-3 dan saatnya anda mulai bertindak ‘ingat jika anda bimbang pasti anda akan gagal’ yakinkan diri anda dan masuklah dalam hitungan.
6.dengan sifat optimisme, kita dekati teman kita kemudian senyum dan duduklah bersamanya. Ajaklah dia dengan topic yang ringan, exp. Tentang permainan bola, cuaca, atau keadaan disekitar anda ‘kalian bisa memanfaatkan kajadian2 yang ada disekeliling anda’.
7.sekitar 5 menit berbicara dengannya anda liat respon dari teman anda, apakah dia menikmati percakapan kalian atau tidak ‘jika tidak, izinlah secara baik2 dan pergilah dari tempat duduk anda’. Tapi jika dia menikmati percakapan tersebut maka anda siap pada sesi berikutnya yaitu cari tau kegemarannya. Karena kata orang bijak ‘berikan seseorang penghargaan dengan mendengarkan hobinya, maka dia akan memberikan segalanya untuk anda………are you undestand…..?, (jika gak paham, silahkan nanya ke warung terdekat…. Hehehe canda….).
8.menjadilah pendengar yang aktif sehingga orang yang anda ajak bicara merasa aman dan terbuka terhadap masalah yang dia alami sekarang.(caustion..! ‘gimana rasanya jika anda sedang bicara dipotong, gak didengarkan, dan orang yang anda ajak bicara pergi begitu saja tanpa rasa bersalah……? // aduh……..sakiiiit.’).
9.dalam hal berbicarapun kita mesti menyamakangan frekuensi dengan orang yang kita ajak bicara. ‘anda bisa membayangkan jika anda mengajak bicara seorang nelayan dengan topik bursa efek……… hmm,, pasti akan terdengar suara….ZZzzzz….(ngorok tidur) karma orang yang kita ajak bicara merasa bosan dan bo2’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar